Ramuan Tradisional Mengobati Penyakit Kanker Hati

Informasi dan tips / resep cara membuat ramuan tradisional untuk mengobati penyakit kanker hati dengan menggunakan tanaman obat tradisional / herbal yang bisa digunakan untuk mengobati dan menyembuhkan penyakit kanker secara alami.

Jika anda mempunyai keluhan penyakit hati dan sedang mencari solusi untuk pengobatan penyakit kanker hati ada baiknya anda menyimak sedikit ulasan tentang ramuan obat tradisional untuk mengobati penyakit kanker hati berikut ini.

Adapun ramuan obat tradisional kanker hati tersebut dibuat dari tanaman obat herbal yang alami yaitu akar daruju.

  1. Daruju    (Acanthus ilicifolius L.)
  2. Sinonim :    A. doloariu Blanco., A. ebracteatus Val., A. volubilis Wall., Dilivaria ilicifolia Nees. (Juss. ).
  3. Familia :    acanthaceae.

Uraian Tanaman Obat Tradisional Daruju :

Daruju tumbuh liar di daerah pantai, tepi sungai, serta tempattempat lain yang tanahnya berlumpur dan berair payau. Semak tahunan, berbatang basah, tumbuh tegak atau berbaring pada pangkalnya, tinggi 0,5-2 m, berumpun banyak.

Batang bulat silindris, agak lemas, permukaan licin, berwarna kecokelatan, berduri panjang dan runcing. Daun tunggal, bertangkai pendek, letak berhadapan bersilang.

Helaian daun berbentuk memanjang atau lanset, pangkal dan ujung runcing, tepi bercangap menyirip dengan ujung-ujungnya berduri tempel, panjang 9-30 cm, lebar 4-12 cm. Bunga majemuk berkumpul dalam bulir yang panjangnya 6-30 cm, keluar dari ujung batang, mahkota bunga berwarna ungu kebiruan.

Buahnya berupa buah kotak, bulat telur, panjang ± 3 cm, berwarna cokelat kehitaman. Biji berbentuk ginjal, jumlahnya 2-4 buah. Akarnya berupa akar tunggang, berwarna putih kekuningan. Daruju dapat diperbanyak dengan biji.

Nama Lokal : NAMA DAERAH: Jeruju (Melayu), daruju (Jawa). Nama asing Lao shu le (C), sea holly (I). Nama simplisia Acanthi Radix (akar daruju).

Penyakit Yang Dapat Diobati :

Akar daruju rasanya pahit, sifatnya dingin, berkhasiat sebagai antiradang (antiflogistik) dan peluruh dahak (ekspektorans). Biji berkhasiat sebagai pembersih darah. Ternyata, infus akar daruju 0,8 g/kg bb dan 1,2 g/kg bb pada kelinci yang telah diberikan parasetamol dosis toksik dapat mempercepat penurunan aktivitas enzim SGPT dan SGOT secara nyata. Namun, tidak memberikan perubahan aktivitas enzim ALP. Dosis 1,2 g/kg bb lebih cepat menurunkan SGOT dan SGPT dibanding dengan dosis 0,8 g/ kg bb. Infus akar daruju tidak memberikan efek yang nyata terhadap gangguan bendungan saluran empedu (Asmawati, FF WIDMAN, 1990).

Cara Penggunaan / Pemanfaatan :

BAGIAN YANG DIGUNAKAN
Bagian yang digunakan adalah akar, daun, dan biji. Sebelum digunakan, cuci akar sampai bersih, iris tipis-tipis, lalu jemur sampai kering.

INDIKASI
Akar digunakan untuk pengobatan : radang hati (hepatitis) akut dan kronis, pembesaran hati dan limpa (hepato.splenomegali), pembesaran kelenjar limfe (limfadenopati), termasuk pembesaran kelenjar limfe pada tuberkulosis (TBC) kulit (skrofulode rma),  gondongan (parotitis), sesak napas (asma bronkial), cacingan, nyeri lambung, sakit perut,
kanker, terutama kanker hati.

Biji digunakan untuk pengobatan : bisul dan cacingan.

CARA PEMAKAIAN
Untuk obat yang diminum, sediakan 30-60 g akar daruju kering, lalu rebus atau tim dengan daging.

Untuk pemakaian luar, giling akar kering sampai halus, lalu taburkan pada bagian tubuh yang luka atau terkena racun.

CONTOH PEMAKAIAN

  1. Kanker : Rebus 30-120 g akar daruju kering dan 60-120 g daging sapi tanpa lemak dalam 500 cc air dalam periuk tanah atau panci email dengan api kecil selama 6 jam, sampai airnya tersisa satu mangkuk. Jika airnya mengering sebelum 6 jam, tambahkan air panas secukupnya sambil terus direbus. Setelah dingin, saring dan air saringannya dibagi dua untuk dua kali minum, pagi dan sore hari (masing-masing 1/2 mangkuk). Setiap kali minum tambahkan madu secukupnya. Lakukan pengobatan ini setiap hari.
  2. Hepatitis akut dan kronis : Iris 60 g akar daruju yang telah dikeringkan tipis-tipis. Masukkan ke dalam panci email, lalu tuang 500 cc air bersih ke dalamnya. Rebus dengan api kecil sampai airnya tersisa 100 cc. Setelah dingin, saring dan airnya dibagi dua untuk 2 kali minum, pagi dan sore hari. Setiap kali minum dapat ditambahkan madu secukupnya.
  3. Luka terkena pisau beracun : Kunyah akar kering sampai halus, lalu bubuhkan pada luka dan balut dengan kain perban. Ganti 2-3 kali sehari.
  4. Bisul : Giling empat butir biji daruju sampai menjadi bubuk. Seduh dengan air secukupnya, lalu diminum sekaligus. Lakukan setiap hari sampai sembuh.
  5. Cacingan : Giling 3-5 butirbiji daruju sampai halus. Seduh dengan 1/2 cangkir air panas. Setelah dingin, minum sekaligus. Pengobatan ini dapat dilakukan selama 2-4 hari berturut-turut. sumber : http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?id=214

Demikian sekilas informasi dan tips cara pembuatan ramuan tradisional untuk pengobatan penyakit kanker hati dengan menggunakan tanaman obat tradisional / herbal daruju semoga informasi tersebut dapat bermanfaat bagi anda dan menjadi wasilah / pelantara bagi kesembuhan penyakit anda amin…….

Namun bagi anda yang tida ingin repot dengan pembuatan ramuan tersebut kami juga mempunyai ramuan obat tradisional yang dibuat dari jus kulit buah manggis yang telah teruji dan terbukti dapat mengobati penyakit kanker hati secara alami serta telah mendapatkan ijin dari Badan POM RI dan Sertifikat Halal dari Majelis Ulama Indonesia.

Informasi lebih lengkapnya silahkan klik disini obat alami kanker hati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>