Pantangan Makanan Bagi Penderita Darah Tinggi

Pantangan dan anjuran makanan bagi penderita penyakit darah tinggi atau makanan yang dianjurkan atau dibolehkan serta yang tidak dianjurkan atau tidak boleh dikonsumsi atau dimakan oleh penderita penyakit tekanan darah tinggi.

Mencegah dan Mengatasi Darah Tinggi

Untuk mencegah darah tinggi / hipertensi bagi Anda yang masih memiliki tekanan darah normal ataupun mengatasi darah tinggi bagi Anda yang sudah memiliki tekanan darah tinggi, maka saran praktis berikut ini dapat Anda lakukan:

Kurangi konsumsi garam dalam makanan Anda. Jika Anda sudah menderita tekanan darah tinggi sebaiknya Anda menghindari makanan yang mengandung garam.

Garam adalah sumber utama natrium, unsur yang sangat penting bagi kesehatan. Tubuh kita membutuhkannya untuk membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh, membantu mengirimkan impuls saraf dan proses kontraksi dan relaksasi otot. Namun, konsumsi garam dalam jumlah berlebihan dapat merugikan kesehatan.

Ginjal Anda secara alami menjaga keseimbangan jumlah natrium di dalam tubuh. Bila kadar natrium Anda rendah, ginjal akan menahan pengeluarannya. Bila kadar natrium Anda tinggi, ginjal akan mengeluarkan kelebihannya dalam urin. Jika karena masalah tertentu ginjal Anda tidak dapat mengeluarkan natrium secara memadai, natrium akan terakumulasi di dalam darah. Karena natrium bersifat menarik dan menahan air, volume darah Anda akan meningkat. Peningkatan volume darah ini membuat jantung Anda bekerja lebih keras untuk mengalirkan lebih banyak darah ke pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah. Hal ini pada akhirnya dapat menyebabkan hipertensi, penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal dan banyak masalah kesehatan lainnya.

Oleh karena itu, Anda sebaiknya mengkonsumsi tidak lebih dari 2,4 gram natrium setiap hari. Jumlah tersebut setara dengan 6 gram garam (sekitar 1 sendok teh). Studi menunjukkan bahwa di negara-negara yang mengikuti pola diet Barat, jumlah asupan garam rata-rata dua kali lebih banyak dari yang dianjurkan. Pola konsumsi garam di Indonesia kelihatannya tidak jauh berbeda dengan di negara-negara Barat. Kecuali, mungkin, di Yogyakarta yang masakannya cenderung tidak asin tetapi manis.

Tips membatasi konsumsi garam/natrium

  1. Berhati-hatilah agar tidak terlalu banyak menambahkan garam ke masakan Anda. Daripada langsung menaburkan garam ke masakan, cobalah menakarnya dulu agar tidak berlebihan.
  2. Ketika memasak, tambahkanlah garam di akhir proses agar jumlah yang diperlukan lebih sedikit.
  3. Periksalah label makanan olahan untuk mengetahui kandungan natriumnya. Pilihlah makanan yang kadar natriumnya lebih rendah.

Mencegah dan Mengatasi Darah Tinggi

  • Konsumsi makanan yang mengandung kalium, magnesium dan kalsium. Kalium, magnesium dan kalsium mampu mengurangi tekanan darah tinggi.
  • Kurangi minum minuman atau makanan beralkohol. Jika Anda menderita tekanan darah tinggi, sebaiknya hindari konsumsi alkohol secara berlebihan. Untuk pria yang menderita hipertensi, jumlah alkohol yang diijinkan maksimal 30 ml alkohol per hari sedangkan wanita 15 ml per hari.
  • Olahraga secara teratur bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Jika Anda menderita tekanan darah tinggi, pilihlah olahraga yang ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, lari santai, dan berenang. Lakukan selama 30 hingga 45 menit sehari sebanyak 3 kali seminggu.
  • Makan sayur dan buah yang berserat tinggi seperti sayuran hijau, pisang, tomat, wortel, melon, manggis dan jeruk.
  • Jalankan terapi anti stres agar mengurangi stres dan Anda mampu mengendalikan emosi Anda.
  • Berhenti merokok juga berperan besar untuk mengurangi tekanan darah tinggi atau hipertensi.
  • Kendalikan kadar kolesterol Anda.
  • Kendalikan diabetes Anda.
  • Hindari obat yang bisa meningkatkan tekanan darah. Konsultasikan ke dokter jika Anda menerima pengobatan untuk penyakit tertentu, untuk meminta obat yang tidak meningkatkan tekanan darah.
  • Mengelola stres. Stres adalah salah satu faktor yang berperan besar dalam tekanan darah tinggi. Menurunkan stres bermanfaaat menurunkan tekanan darah pada sebagian besar orang. Selain rekreasi, berolahraga teratur dapat membantu menurunkan stres dan menurunkan denyut jantung istirahat, yang penting untuk kesehatan jantung. Mendengarkan musik santai selama 20 sampai 30 menit sehari juga diketahui dapat memperlambat denyut jantung dan menurunkan tekanan darah.
  • Seledri .Seledri dan minyak seledri membantu pelebaran otot-otot yang mengatur tekanan darah. Jus seledri yang dikombinasi wortel dan air adalah minuman bergizi yang enak dan bermanfaat.
  • Bawang putih. Bawang putih yang kita gunakan sebagai bumbu masakan juga bermanfaat menurunkan kolesterol dan trigliserida dan meningkatkan sirkulasi darah. Pil bawang putih dapat menjadi solusi praktis untuk menjaga tekanan darah dan kolesterol Anda. Dalam analisis-meta dari tujuh percobaan terkontrol acak suplemen bawang putih, tiga percobaan menunjukkan penurunan yang signifikan pada tekanan darah sistolik dan empat pada tekanan darah diastolik. Para peneliti menyimpulkan bahwa suplemen bawang putih bubuk berkhasiat klinis pada pasien dengan tekanan darah tinggi ringan. Namun, Anda perlu berhati-hati bila meminum pil bawang putih karena kemampuannya mengencerkan darah (sehingga mengurangi kemampuan darah untuk membeku). Bawang putih dapat berinteraksi dengan banyak obat dan suplemen pengencer darah seperti warfarin, pentoxifylline, aspirin, vitamin E, gingko. Konsumsi suplemen bawang putih sebaiknya dihentikan dalam minggu-minggu sebelum dan setelah operasi.
  • Jintan hitam . Jintan hitam (habbatussauda) selama ribuan tahun telah diakui sebagai tanaman berkhasiat luas dengan 100 lebih zat kimia aktif. “Habbatussauda menyembuhkan setiap penyakit kecuali kematian,” sabda Nabi Muhammad. Penelitian pra-klinis telah menunjukkan manfaat jintan hitam dalam penurunan tekanan arteri setelah 15 hari penggunaan. Manfaat tersebut diduga berasal dari sifat antioksidan jintan hitam.
  • Minyak Ikan. Studi awal menunjukkan bahwa minyak ikan mempunyai efek sederhana pada tekanan darah tinggi. Suplemen minyak ikan mengandung DHA (docohexaenoic acid) yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi.

Demikian Informasi seputar pantangan dan anjuran makanan bagi penderita penyakit darah tinggi, semoga bermanfaat bagi anda yang membutuhkan informasi tersebut selanjutnya bagi anda yang sedang mencari cara alternatif untuk menyembuhkan penyakit darah tinggi secara alami silahkan anda klik disini obat alami darah tinggi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>